Ketika mataku terpatri
Oleh kemilau hatimu
Terucap serangkai kata terima kasih
Terpancar untukmu
Ku rasakan kesejukan
Saat angin bertiup menghembuskan
Membuat aku kembali merasakan
Adanya kehidupan dalam hati yang terdalam
Kuyakini untuk pertama kalinya
Bahwa engkau yang terakhir kalinya
Tatapan mata malu penuh makna
Takkan terhapus oleh masa
Wahai para pengagum kata
Tahukah kalian bahwa
Ku tulis puisi ini untuk dia
Si Dia yang baik yang sangat kucinta
2.16.2009
Untuk Dia
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)






3 comments
ini gaya khas angkatan pujangga baru, jarang menggunakan metafora, tapi pilihan bahasanya sangat indah.
keliatan banget nih lagi jatuh cintanya, bagus ;;)
buat siapa nihhh, asik nih yang jadi pacarmu :x
Poskan Komentar
Kata KamU gImana...